Malam mas telpon dan minta untuk dijemput di Gatot Soebroto. Tante Nai dan Tante Lina juga akan ikut ke Pondok Jaya.
Saturday, January 10, 2009
Thursday, January 8, 2009
Klaten
Setelah disepakati bersama dan sesuai keinginan Oom Iman, dia akan dimakamkan di Klaten kampung istri dan anaknya, Bram. Hari ini keluarga besar Damping berangkat ke Klaten dengan bis.
Malam ada acara di Jalan Diponegoro.
Wednesday, January 7, 2009
Last minutes of Oom Iman
Karena anak-anak terbiasa bangun pagi, maka aku juga bangun pagi sekitar jam 5 pagi. Aku lihat di handphone ... gak ada missed calls dan gak ada juga sms dari mas. Aku tambah yakin Oom Iman bakal sembuh. Tiba-tiba sekitar jam setengah enam, mas telpon. Aku deg-degan .... mas hanya bilang: tolong doain buat oom Iman. Aku masih gak percaya: OOM IMAN ITU KUAT JADI DIA HARUS BISA SEMBUH!!!
Jam 06.15 mas telpon lagi: ma, Oom Iman udah gak ada! Gue masih belom percaya. Sakitnya Oom Iman khan gak separah itu, kenapa harus bisa meninggal. Gak mungkin. Tapi memang kenyataan bahwa Oom Iman sudah meninggal. He was young, dynamic and healthy man. Akhirnya aku telpon Belanda dan juga telpon kantor. Tante Lina dan Tante Nai akan langsung datang.
Siang kita ke Rumah Duka RSPAD Gatot Soebroto. Again I have to go to that place. 14 years ago I was at that place also when Dad died. Aku melihat jenazah Oom Iman dengan hati yang begitu sedih. He was a good uncle, a good 'grandpa' for his grandkids. He was a good friend to family Slamet. He was the glue for the most of us in the family. Now he's gone ......
I still can't belive it's true .....
Jam 06.15 mas telpon lagi: ma, Oom Iman udah gak ada! Gue masih belom percaya. Sakitnya Oom Iman khan gak separah itu, kenapa harus bisa meninggal. Gak mungkin. Tapi memang kenyataan bahwa Oom Iman sudah meninggal. He was young, dynamic and healthy man. Akhirnya aku telpon Belanda dan juga telpon kantor. Tante Lina dan Tante Nai akan langsung datang.
Siang kita ke Rumah Duka RSPAD Gatot Soebroto. Again I have to go to that place. 14 years ago I was at that place also when Dad died. Aku melihat jenazah Oom Iman dengan hati yang begitu sedih. He was a good uncle, a good 'grandpa' for his grandkids. He was a good friend to family Slamet. He was the glue for the most of us in the family. Now he's gone ......
I still can't belive it's true .....
Tuesday, January 6, 2009
Last hours of Oom Iman
Malam hari kita dapat telpon dari Oma yang mengatakan bahwa keadaan Oom Iman gawat dan minta Mas D untuk melihatnya di RS. Aku hanya berpikir bahwa itu adalah kekhawatiran seorang kakak terhadap adiknya yang sakit. Jam sebelas malampun Mas D pergi ke rumah sakit dan aku minta anak-anak tidur di kamar. Pikiranku masih tetap positif sekali. Oom Iman hanya kesakitan saja dan bakalan sembuh dalam waktu dua atau tiga hari ini.
Saturday, January 3, 2009
Camping di Taman Safari
Pagi kita berempat + Shanti en Nana berangkat ke Bogor. Kita kumpul di tempatnya Dini dulu sebelum berangkat menuju Taman Safari. Dini dan Anis mengajak kita camping di Taman Safari. Anak-anak begitu senang dan terus terang gue juga excited banget karena belum pernah aku camping. Kita memang hanya menginap sehari di sana sebagai percobaan.Begitu sampai, barang-barang kita diangkut oleh kendaraan TS sedangkan kita akan melakukan track sepanjang 3 km. Gue kaget lah ... gak nyangka bakalan jalan naik turun sepanjang 3 km. Yang hebat adalah the girls Nadya, Caca, Lala and Lia ... mereka jalan begitu cepat bersama pemandunya yang mirip Mitra hihihihi. Sementara Haykel hanya mengeluh saja sepanjang jalan itu karena kelelahan. Kita naik bukit dan turun bukit. Lewat jalan setapak lewat jembatan. But I enjoyed it very much.
Setelah 2,5 jam jalan kita akhirnya sampai di camping ground dan masih ada permainan Flying Fox. Haykel ditemani Mas D memberanikan diri untuk ikut. Dengan sedikit memaksa Mas D berhasil membujuk Haykel. Dan pada akhirnya dia senang dengan permainan itu. Siang kita beli makanan sendiri. Mandi sore kita lakukan di kamar mandi Umum yang setengah terbuka dan airnya dingin sekali. Sekali lagi anak-anak enjoy banget. Malem kita dihidangkan makan malam. Kita dapat makan malam yang sederhana tapi lekkernya bukan main: ayam goreng, tahu goreng, sayur asam dan ikan asin. Wow enaknya bukan main. Habis makan kita dapat jagung dan kacang rebus + bandrek. Mana udaranya dingin sekali. Yang paling gue senengin adalah suasana yang begitu sunyi ... jauh dari kehingarbingaran ibu kota. Yang terdengar hanya suara binatang di alam terbuka. Terus ada juga api unggun. Tanpa AC kita sudah merasa kedinginan sekali.
Hari Minggu pagi kita dapat nasi goreng kuning + telor dadar .... sekali lagi enak!!!!! Habis sarapan kita lakukan tracking lagi ke air terjun yang jaraknya kira2 2 km. Walaupun kita begitu kelelahan tapi we are happy that Dini and her family invited us for the camping and we would like to return again sometimes.
Friday, January 2, 2009
Tanggung
Hari ini gue gak masuk. Aduh ... tanggung sekali ... hari Jumat yang kejepit and I felt not very well. So I called the office to report my absence today.Dini ngajak camping sekeluarga. So malem kita belanja di Carrefour Ekspress di Tendean Plaza. I'm really excited to go camping because I've never done that in my entire life.
Subscribe to:
Posts (Atom)