Wednesday, December 31, 2008

Tahun Baru 2009


Sementara kantor atau lembaga lain sebagian besar tutup untuk menyambut tahun baru, kantor kita tetap dengan setia buka untuk umum. Di kantor rasanya seperti di kuburan ........ seppiiiii sekali. Sekali-kali terdengan langkah orang, deringan telpon atau panggilan orang, tapi selebihnya sepi!!!Karena nanti malam ada acara keluarga di rumah, maka aku minta izin sama Edwin Groenendijk untuk pulang jam 12. Dia setuju. Dus aku pulang sebelumnya duduk-duduk dulu sama Gretha Metekohy en Christine Hukom. Begitu sampe di rumah, aku istirahat sebentar dan kemudian mulai membuat klappertaart untuk nanti malam.

Malam ini keluarga akan kumpul untuk arisan dan merayakan penutupan tahun dengan mengenakan kostum. Anak-anak yang selalu senang dengan acara ini karena mereka selalu ingin tampil yang terlucu dan mengesankan. Mereka juga senang karena biasanya kita adain juga permainan buat keluarga seperti tahun lalu. Tahun ini lumayan banyak yang datang kecuali Bang Iwan dan Oma. Dan mereka semua berdandan dan bergaya yang segila-gilanya.

Haykel berkostum sebagai anggota Harley Davidson. Nadya = cheer leader. Mas D = pilot. Keluarga Anis = tentara. Gue = ibunya Addam's Family. Keluarga Te Is = kuntilanak dan mumi. Shanti = waitress. Nana = gypsi. Anto = ketua preman.

Tuesday, December 30, 2008

RS Mitra

Kita dengar dari Oma bahwa Oom Iman - adik bungsu Oma - masuk rumah sakit karena harus dioperasi. Oom Iman dirawat di RS Mitra di Jatinegara, dimana Tante Itun (istrinya) bekerja sebagai perawat. Kita baru sempat menjenguk Oom Iman hari ini. Kita lihat Oom Iman berada di tangan RS yang dapat dipercaya tapi hari itu Oom Iman sepertinya lebih banyak diam dan mengeluhkan perutnya yang terasa kembung. Penyakit Oom Iman ini sama dengan penyakitnya Daddy yang juga pernah dioperasi beberapa bulan yang lalu. Semoga lekas sembuh ya Oom.
Usia Oom Iman satu tahun lebih muda dari aku, tetapi karena dia adalah pamannya Mas D jadi aku nyebutnya Oom juga. But he's actually my glue to the family Damping. He's the one to whom I can speak and make jokes. Dia juga cukup dekat dengan keluargaku.

Saturday, September 27, 2008

Amigos

Seperti yang sudah kita berempat sepakati, ulang tahun mas akan kita rayakan berempat di Restaurant Amigos. Bosan dengan pizza, burger en spaghetti, maka kita pilih untuk makan sesuatu yang baru, terutama bagi anak-anak, yaitu makanan Meksiko. Mereka sudah sering dengar tentang masakan Meksiko dari berbagai acara tv.
Maka hari ini kita berangkatlah ke Kemang dengan harapan mudah-mudahan tidak penuh. Haykel dan Nadya sudah begitu bersemangat. Di depan pintu masuk saja mereka sudah kegirangan karena menemukan sebuah pintu kuno dengan ketukan bulat seperti dalam film-film Barat. Kemudian aku bukakan pintu dan reaksi pertama anak-anak adalah: wow ..... Sewaktu kita berjalan masuk, terus terang aku juga punya reaksi yang sama: wow. Ini memang bukan kali pertama kita ke sana tapi malam itu rumah makan ini dipenuhi oleh pengunjung asing. Mungkin karena bulan Ramadhan maka pengunjung lokal tidak terlalu banyak.

Kita pesan semua yang berbau Meksiko. Tiba-tiba Haykel ingin pesan Margherita tentu saja disambut dengan kaget oleh pelayannya. Minuman itu pasti dia denger dari tv. Seperti biasa Nadya mau pesan apa yang aku pesan, tapi aku jelasin bahwa sebaiknya kita pesan berlainan supaya bisa saling mencicipi makanan yang kita pesan. Haykel pesan Killer BBQ Ribs, Nadya Sizzling Fajitas, aku pesan Chimichanga en mas Grilled Steak. Minuman kita pesan yang biasa-biasa saja, tapi pada akhirnya aku pesan Mexican Coffee yang rasanya seperti Irish Coffee.
Sambil menghabiskan pesanan kita, kita mendengarkan band yang tampil malam ini, XP Band.
Anak-anak menikmati benar malam itu. Sampai tibalah saatnya pulang. Mas minta bonnya dan setelah bayar aku nanya berapa. Hampir tiga ratus. Wat? Onmogelijk!!! Soalnya harga steaknya aja lebih dari 100rb. Di mobil aku penasaran dan minta lihat bonnya. Aku periksa, ternyata itu hanya tagihan minuman saja. Mana tagihan makanan? Rasanya gak enak, tapi mau gimana lagi???

Friday, August 15, 2008

Berangkat

Hari ini aku sudah tidak masuk. Pagi kita jemput anak-anak dan jalan ke Alfa Tendean. Hari ini aku berangkat ke Belanda selama dua minggu untuk kursus di Amsterdam.

Siang Stella en Wawan dateng. Aduh zo lief. Mereka nunggu sampai aku berangkat. At 3 pm we took goodbye from Stella and Wawan and heading for the airport. Untung gak begitu macet. Sampai di bandara, mbak Felina nelpon aku nanyain dimana. Dia sudah check-in. Aku berangkat bareng mbak Felina & mas Liliek. Jam 6 aku saying goodbye with the kids and mas. After entering the airport I feel so alone. We're flying with Singapore that takes us to Singapore and from there with KLM to Amsterdam. Singapore Airlines is very good. The stewardesses are nice and helpful. Kita sampe di Singapore dan kita cari-cari gate KLM. Ternyata kita harus naik Skytrain dulu. Ya ampun .... kita jalan kali ada 1 km.
Sampai di gate eh ... mas Liliek kehilangan boarding passnya, terpaksalah dia harus kembali ke check-in desk. Begitu kita masuk di pesawat KLM kok aku ngerasain agak suram dibandingkan SQ tadi. Udah gitu stewardessnya bilang: Coba bapak ibu sekalian tutup pintu bagasi sendiri yang ada di atas kepala anda. Sialan .......
Sampe di Amsterdam tepat waktu dan tante Lina udah nunggu sama Oom Eef.

Sunday, July 6, 2008

Day out mother and son



After promising Haykel a long time ago, we went out together to Citos. My baby has grown to a young man. We went for a burger at Burger King and then had coffee at Coffee Bean. I saw in his eyes that he was very happy being with me alone.